Ekspektasi Terlalu Tinggi, Apa yang Terjadi Bila Luis Milla Gagal Juara SEA Games dan Asian Games

👍 Liga Indonesia

Ekspektasi Terlalu Tinggi, Apa yang Terjadi Bila Luis Milla Gagal Juara SEA Games dan Asian Games

Mampukah Luis Milla Bawa Indonesia Juara SEA Games dan Asian Games

Ekspektasi tinggi diberikan kepada pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla. Juru racik formasi yang membawa Timnas Spanyol juara Piala Eropa U-21 2011 digadang-gadang mampu mengembalikan nama besar Tim Merah Putih.

Medali emas SEA Games 2017 Malaysia dan babak final Asian Games 2018 di Jakarta menjadi target yang harus direalisasikan pelatih asal Negeri Matador tersebut. Hal itu ditegaskan tokoh sepak bola nasional, FX Hadi Rudyatmo.

“Pak Edy Rahmayadi (Ketua Umum PSSI-red) sudah punya pertimbangan dengan penunjukkan Milla agar SEA Games juara dan Asian Games masuk final. Dua hal itu wajib dicapai, kalau tidak ya bisa diganti,” kata pria yang akrab disapa Rudy itu.

Keinginan Wali Kota Solo itu sejatinya lumrah. Sebab, terakhir kali Timnas Indonesia meraih medali emas di ajang SEA Games adalah pada tahun 1991 saat ajang tersebut digelar di Filipina. Prestasi itu juga yang menjadi gelar juara terakhir Timnas Indonesia karena hingga kini kegagalan lebih sering dirasakan Tim Merah-Putih.

Guna mendukung kinerja Milla, sejumlah hal yang memudahkan mantan pelatih Real Zaragoza disiapkan oleh PSSI. Beberapa kemudahan itu adalah regulasi kompetisi yang mewajibkan tim Liga 1 menurunkan tiga pemain berusia di bawah 23 tahun minimal selama 45 menit. Selain itu, untuk Liga 2 PSSI memberlakukan sistem maksimal pemain di atas 25 tahun adalah lima personel, dengan sisanya pemain muda.

Rudy menjelaskan, pemilihan sosok Luis Milla setuatu yang cukup tepat. Sebab, Spanyol saat ini jadi salah satu kiblat sepak bola dunia yang melahirkan pemain serta pelatih top. Ia berharap asisten pelatih, Bima Sakti yang mendampingi Milla dapat mentransfer ilmu kepelatihan yang kelak berguna bagi Timnas Indonesia.

“Kalau saya selalu optimistis Timnas Indonesia bisa berprestasi. Apalagi, Luis Milla punya modal untuk meraih prestasi seperti bersama Spanyol sebelumnya,” ujar mantan anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI itu.

Milla sudah mengantongi 28 nama pemain muda hasil perburuannya di Sleman, Yogyakarta. Jumlah tersebut sudah separuh dari rencana 50 kuota pemain yang diinginkan Milla untuk mengikuti proses seleksi Timnas Indonesia tahap pertama di Karawaci, Tangerang pada 21 Februari.

Komentar
To Top