Neymar Terancam Dipenjara 5 Tahun Dan Pensiun Bermain Sepak Bola

👍 Sepakbola Spanyol

Neymar Terancam Dipenjara 5 Tahun Dan Pensiun Bermain Sepak Bola

Neymar Terancam Dipenjara 5 Tahun Dan Gantung Sepatu

Kasus Tuduhan Penipuan Mengancam Neymar Hukuman Penjara 5 Tahun

Neymar terancam hukuman lima tahun penjara dan larangan untuk bermain sepak bola. Tuntutan tersebut diajukan oleh kelompok investasi Brazil terkait kasus penipuan yang dituduhkan pada Neymar mengenai biaya transfernya ke Barcelona tahun 2013 lalu.

Pemain bintang Brazil dan Barcelona, Neymar akan diadili atas tuduhan penipuan. BBC melaporkan pada hari Senin bahwa Neymar akan diadili atas tuduhan penipuan yang berkaitan dengan pengurangan biaya transfernya.

Kasus ini dimulai dari keluhan kelompok investasi Brazil DIS yang memiliki 40% hak dari perpindahan Neymar. Kelompok ini mengklaim bahwa mereka menerima uang yang tidak sesuai dengan hak mereka pada saat Neymar pindah bergabung ke Barcelona 2013 silam.

Berbicara pada media Brazil, DIS mengatakan, โ€œKlien kami ingin keadilan, itu tidak ada hubungannya dengan uang.โ€

โ€œKeadilan pidana adalah prioritas, uang adalah kepentingan sekunder. Kami sudah ditipu dan menjadi korban dari bisnis penipuan.โ€

Pengacara mereka menekankan bahwa pihaknya ingin meminta hukuman lima tahun. Ada kemungkinan bahwa Neymar akan dilarang untuk kembali bermain sepak bola juga.

Ketika jaksa pertama membawa tuduhan terhadap Neymar, pengadilan Spanyol sempat menolak kasus pidana tapi membuka kemungkinan untuk kasus perdata setelah menemukan penyimpangan dari proses kesepakatan.

Pengadilan membuka kembali persidangan pada bulan November lalu. Jaksa Spanyol sedang memberikan tuntutan selama dua tahun penjara dan denda 8 juta Pounds untuk Neymar dan 7,2 juta Pounds untuk Barcelona.

Kabar baik bagi Barcelona dan Neymar adalah, meski dirinya nanti dinyatakan bersalah, dia tidak mungkin menjalani hukuman di penjara. Sistem hukum Spanyol menerapkan aturan bahwa hukuman penjara di bawah dua tahun biasanya ditangguhkan jika pelaku baru melakukan pelanggaran pertama kali.

Komentar
To Top